MEDIA ONLINE GARDA JATIM | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA Polisi Gelar Operasi Patuh 2026 Pelanggar Lalu Lintas Siap Ditindak ETLE dan Tilang Manual

Polisi Gelar Operasi Patuh 2026 Pelanggar Lalu Lintas Siap Ditindak ETLE dan Tilang Manual

SURABAYA gardajatim.my.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak di seluruh Indonesia mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian mengombinasikan penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual terhadap pelanggaran yang ditemukan langsung oleh petugas di lapangan.

Penindakan berbasis ETLE menjadi fokus utama dengan porsi sekitar 60 persen. Pengawasan dilakukan melalui kamera ETLE statis, ETLE Mobile, hingga ETLE Drone yang mampu merekam berbagai pelanggaran lalu lintas secara elektronik.

Sementara itu, sekitar 30 persen penindakan dilakukan melalui tilang manual. Petugas akan menindak pelanggaran yang terlihat secara langsung, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga pelanggaran lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain penegakan hukum, Operasi Patuh 2026 juga mengedepankan pendekatan humanis. Sebanyak 10 persen kegiatan operasi difokuskan pada edukasi, sosialisasi, dan pemberian teguran simpatik guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Korlantas Polri menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata bertujuan memberikan sanksi kepada pelanggar, melainkan membangun budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh pengguna jalan diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjaga etika selama berkendara.

Melalui Operasi Patuh 2026, kepolisian berharap tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang lebih baik serta mampu menurunkan angka kecelakaan di berbagai wilayah Indonesia.

( Slamet )

Lebih baru Lebih lama